oleh

Gubernur Herman Deru Beri Bantuan Korban Kebakaran di Lahat

-Sumsel Maju, dibaca 335 x

LAJU SUMSEL, LAHAT -- Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau lokasi kebakaran sekaligus membawa bantuan untuk warga di Peninjauan Korban Kebakaran di Pasar Bawah Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat, Jumat (9/10).

Kehadiran dari orang nomor satu di Sumsel itu paling tidak mengobati rasa kesedihan yang dialami oleh korban kebakaran. 
 
Untuk diketahui kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk pada (4/10) tersebut mengakibatkan 70 lebih rumah hangus dengan 83 KK dan 325 jiwa.
 
"Saya sengaja datang melihat secara langsung kejadian kebakaran pada tanggal 4 yang lalu. Ada 83 KK dan 325 jiwa terdampak kebakaran. Saya lihat jiwa kegotong royongan disini tinggi sehingga tidak memakan korban jiwa," katanya.
 
Atas kepeduliannya juga Gubernur Herman Deru memberikan perhatian yang begitu luar biasa, pasalnya warga yang tertimpa musibah juga akan ditanggung jaminan hidup oleh pemerintah selama enam bulan.
 
"Ini tugas moril kita mengatasi ini, maka selama enam bulan kita tanggung jaminan hidup," ungkap HD.
 
Herman Deru saat meninjau kebakaran di Pasar Bawah Lahat
 
Gubernur Herman Deru juga berjanji akan memberi kemudahan bagi masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan maupun dokumen penting lainnya. Hal itu terbukti setelah dirinya mengintruksikan kepada jajarannya Pemprov Sumsel termasuk pihak terkait di Pemkab Lahat. 
 
"Pasti ada yang kesulitan untuk mengurus akibat kebakaran ini masilnya KK, KTP, Ijazah, serta dokumen penting lainnya. Saya intruksikan seluruh jajaran yang berkenanan untuk mempercepat pelayanan, ini mutlak. Karena Pemerintah tidak akan tinggal diam dengan kesulitan ini," ungkapnya.
 
Tak hanya itu, dia juga meminta kepada semua pihak yang tekait untuk kebutuhan dasar agar pemerintah provinsi maupun pemkab harus bersinergi dalam pelayanan kepada masyarakat apalagi yang sedang tertimpa musibah seperti ini.
 
Selain memiliki program membangun rumah bagi warga, musibah kebakaran ini menurutnya menjadi evaluasi bagi pemerintah untuk menilai beberapa aspek yang harus dibenahi seperti menata lingkungan sedemikian rupa terencana. (red)
 
Editor: Karni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar

0 comments