oleh

Debat Publik Pertama, Panca-Ardani Paparkan Visi Misi Secara Lugas dan Tegas

LAJU SUMSEL, PALEMBANG -- Paslon No 2 Ilyas Panji Alam-Endang PU Ishak tidak memanfaatkan waktu dengan baik saat penyampaian visi-misi yang disediakan KPU Ogan Ilir saat debat kandidat pertama di Hotel Harper, Kamis (12/11).

Sedianya waktu yang disediakan 5 menit namun hanya dimanfaatkan kurang dari 3 menit, sehingga ada kelebihan waktu lebih dari 2 menit. Saat moderator Weni mempersilahkan paslon apakah akan menambahkan visi misinya, merekapun hanya terdiam.
 
Saat itu Calon Bupati OI Ilyas Panji Alam mengatakan visi misi yang dimilikinya guna mensejahterakan masyarakat OI. Pihaknya memiliki program prima berupa sekolah berobat gratis prima, transformasi pertanian dan sebagainya.
 
Iapun menjelaskan programnya kurang dari 3 menit. Sementara saat moderator debat Weni mengatakan apakah akan menambahkan dari Calon Wabup OI Endang PU Ishak? Baik Calon Bupati OI Ilyas dan Calon Wabup OI Endang PU Ishak menggeleng dan terdiam. 
 
Akhirnya waktu detik demi detikpun habis sebelum akhirnya masuk ke pertanyaan dari panelis.
 
Sementara itu Calon Bupati OI Panca Wijaya Akbar dengan lugas dan tegas memaparkan visi misinya dalam waktu 5 menit. 
 
Dikatakan Panca, bahwa OI saat ini mengalami stagnan, iapun mengajak masyarakat OI bangkit kembali.
 
Disebutkannya bahwa visinya saat memimpin OI adalah Bangkit menuju masyarakat sejahtera berkualitas berdasarkan iman, moral dan takwa.
 
Dalam paparannya, dirinya memiliki misi untuk membangkitkan kualitas pemerintahan yang profesional, kesehatan, SDM mampu bersaing, selain itu mendorong perkebunan, perikanan, UMKM, untuk menggeliatkan investasi yang ada di OI.
 
Ditambahkan Panca, meningkatkan dan memperbaiki infrastruktur dari wilayah perkotaan sampai pedesaan, selain itu menciptakan ketertiban masyarakat.
 
Selain itu program unggulan yaitu mendorong lahirnya usahawan dan UMKM yang ada di OI. Memantapkan kehidupan beragama dengan adanya rumah tahfiz di setiap desa.
 
Memoderenisasi Rumah Sakit dan Puskesmas di OI, meningkatkan profesionalitas pelayanan dan insentif tenaga kesehatan. 
 
"Menjadikan OI sebagai lumbung pangan dan menambah bahan pangan lainnya, memberikan bantuan alat yang modern. Memberikan akses internet di seluruh pelosok. Fasilitas olahraga, pusat wisata kuliner. SDM yang tepat untuk pemerintahan, menempatkan orang sesuai keahlian dan bidangnya dalam pekerjaan dan sebagainya," jelasnya.
 
(red/hen)
Sertifikat
Penghargaan HD
Jon Heri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar

0 comments