oleh

25 Hari Jelang Pencoblosan, AW Noviadi Ajak Masyarakat Dukung Paslon No 1 Panca-Ardani

LAJU SUMSEL, INDRALAYA -- Tak kurang dari 25 hari menjelang pencoblosan pada 9 Desember mendatang, Panglima Perang atau Ketua Tim Pemenangan AW Noviadi Mawardi mengajak seluruh masyarakat Ogan Ilir (OI) agar mendukung dan mencoblos Paslon 1 Panca-Ardani.

"Saat ini menjelang 25 hari pencoblosan pada 9 Desember, mari kita satu-kan hati, satu-kan pilihan dan satu-kan tujuan untuk mendukung, mencoblos dan memenangkan Paslon nomor 1, Panca-Ardani sebagai bupati dan wabup 2021-2026," kata suami Anggita ini, Jumat (13/11) di hadapan masyarakat saat berkunjung ke Desa Mekar Jaya, Rawa Jaya dan Lebung Jangkar Kecamatan Pemulutan Induk. 
 
Dikatakan Ovi, panggilan akrab AW Noviadi, sepertinya 4,5 tahun Desa Mekar Jaya, Rawa Jaya dan Lebung Jangkar Kecamatan Pemulutan Induk ini tidak mendapatkan pembangunan apa-apa.
 
"Saya yakin Insya Allah corona tidak mampir ke desa ini, soalnya mobil saja susah masuk karena jalan rusak apalagi corona," ucapnya disambut tawa masyarakat yang hadir saat sosialisasi dan kampanye ke desa-desa bersama adiknya Calon Bupati OI Panca Wijaya Akbar.
 
Iapun mengatakan masyarakat pasti merindukan sosok kepemimpinan H. Mawardi Yahya yang saat ini menjabat sebagai Wagub Sumsel dan Hj. Fauziah Mawardi yang selalu perduli dengan PKK, PAUD, Posyandu dan sebagainya.
 
"Pemerintahan di zaman Pak Mawardi dulu lebih berat dibandingkan saat ini, dulu pemerintah hanya punya anggaran Rp 600 miliar namun bisa membangun jalan, sekolah bahkan perkantoran. Saat ini Rp1,7 triliun, namun mana pembangunannya? Paling hanya mie dan sarden yang sampai ke rumah warga. Hanya memamerkan program di tahun mendatang yang sifatnya baru akan, bukannya memperlihatkan kepada masyarakat luas apa yang sudah dicapainya. Menjual janji gratis sana sini, padahal itu semua program pemerintah pusat," tegasnya.
 
Sementara Calon Bupati OI Panca Wijaya Akbar mengimbau dan mengingatkan agar pada 9 Desember mendatang masyarakat berbondong-bondong ke TPS untuk memberikan hak suaranya dengan mencoblos Paslon No 1 Panca-Ardani.
 
"Mohon doa dan dukungannya untuk memilih Paslon No 1 Panca-Ardani, ayo Bangkit-kan Kembali Ogan Ilir," tegasnya. 
 
Panca juga menilai mengapa program transformasi pertanian selalu  digembor-gemborkan paslon lainnya, padahal untuk melaksanakan program Kementrian Pertanian saja tidak dilakukan, sementara ada kesempatannya selama menjabat 4,5tahun.
 
"Pemimpin itu harus tahu semuanya dan harus bertanggungjawab, jangan hanya menyalahkan anak buah, jangan menyalahkan OPD. Itu tanggungjawab pemimpin.
 
Buat apa menggembor-gemborkan transformasi pertanian padahal pada 2018 dan 2019 lalu Pemkab OI ini mendapatkan bantuan dari Kementrian Pertanian berupa optimasi lahan gambut 1000 ha dan program Serasi 1000 ha, namun tidak dilaksanakan dan Pemkab OI dan terkena sanksi dari Kementrian Pertanian tersebut sehingga tidak mendapatkan bantuan lagi selama 2 tahun. 
 
Artinya di sini sudah ada kesempatan untuk memajukan sektor pertanian namun tidak dilaksanakan. 
 
Kedepan Insya Allah, disaat saya memimpin, maka Saya akan menghadap ke Kementrian Pertanian agar tidak diberikan sanksi, karena membangun OI tidak cukup mengandalkan dana APBD namun juga harus dari APBN, Kementrian dan sebagainya," jelas Panca.
 
(red/hen)
Sertifikat
Penghargaan HD
Jon Heri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar

0 comments