oleh

Gubernur Herman Deru Canangkan Program Panti Sosial Produktif

-Sumsel Maju, dibaca 228 x

LAJU SUMSELPALEMBANG - Kepedulian dan komitmen Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) H. Herman Deru dalam menggerakkan dan memberdayakan masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah agar tetap produktif.

Salah satunya dengan memberdayakan para penghuni Panti Sosial Rehabilitasi Gelandangan Pengemis dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (PGOT ODGJ) Palembang atas kerjasama Dinas Sosial Sumsel dengan CSR Kessos, Bank Sumsel Babel, PT Pegadaian dan instansi vertikal lainnya termasuk BUMN dan BUMD.
 
Pencanangan Panti Sosial Produktif dan Program Dhuafa Berdaya dilakukan Gubernur Herman Deru secara virtual, bertempat di Command Center Pemprov Sumsel, Kamis (19/11/2020) siang.
 
 
Dikatakan Herman Deru, CSR Kessos merupakan wadah yang memfasilitasi dan menjembatani PGOT ODGJ dengan para stakeholders. Panti Sosial Produktif dengan pemanfaatan lahan yang ada di wilayah PGOT ODGJ Palembang, seluas lebih kurang 7 hektar. 
 
Pengelolaannya dengan memberdayakan para penghuni panti. Program Dhuafa Berdaya, adalah salah satu wujud implementasi oleh CSR Kessos yang harus diapresiasi.
 
"Ini panti sosial produktif pertama di Indonesia. Saya sebagai Gubernur akan mendukung segala hal yang menyangkut kemajuan masyarakat, baik itu kegiatan skala besar maupun kecil,” kata HD.
 
Dia meminta pada perusahaan untuk saling membantu dan kerjasama dalam penyaluran dana CSR untuk pemberdayaan masyarakat. Sedangkan bagi pihak perbankan, HD menekankan agar memberikan kemudahan dalam pemberian kredit KUR Mikro, KUR Super Mikro dalam rangka pemulihan ekonomi Nasional di tengah pandemi Covid 19.
 
Tak hanya itu, Ia pun menghimbau perusahaan BUMN/BUMD di Kabupaten/kota untuk menumbuhkan Gerakan Dhuafa Berdaya melalui donasi-donasi oleh para karyawannya.
 
"Gerakan Dhuafa Berdaya ini bukan sekedar gerakan berbagi antara yang kaya dengan yang dhuafa saja. Namun merupakan gerakan berbagi antara sesama dhuafa. Mereka bisa saling membantu dan berbagi dalam gerakan ini,” pungkasnya.
 
Pencanangan Panti Sosial Produktif dan Program Dhuafa Berdaya ditandai dengan penyerahan bantuan berupa 160 selimut bagi para penghuni panti oleh Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru.
 
 
Feby Deru juga memberikan apresiasinya atas CSR Kessos Sumsel. Menurutnya hal tersebut merupakan kerjasama yang baik antar stakeholders di Sumsel. 
 
Tim Penggerak (TP) PKK Sumsel lanjut Feby juga akan berupaya memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan para penghuni panti. 
 
"Kita terus berupaya memberikan bantuan sesuai kebutuhan mereka. Terpenting adalah bagaimana nantinya mereka bisa sembuh dan hidup normal dan  kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
 
Dilain pihak Kepala Dinas Sosial Sumsel Mirwansyah juga mengucapkan terima kasihnya pada CSR Kessos Sumsel yang telah membantu mewujudkan Panti Sosial Produktif dan Gerakan Dhuafa Berdaya.
 
"Ada 180 orang penghuni di panti sosial ini. Mereka yang dilibatkan dalam pemanfaatan lahan adalah yang telah mampu berkomunikasi dengan baik. Mudah-mudahan lahan seluas 7 hektar ini benar-benar bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” harapnya.
 
Sedangkan Ketua Forum CSR Kessos Sumsel, J. Rianthony Nata Kesuma mengatakan panti sosial produktif sengaja diinisiasi bersama Dinas Sosial Sumsel untuk memberdayakan penghuni panti dengan memanfaatkan lahan produktif sebagai lahan pertanian dan peternakan.
 
Di kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan 7500 masker dari Ketua Forum CSR Kessos Sumsel, J. Rianthony Nata Kesuma yang diterima Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sumsel, Akhmad Najib mewakili Gubernur. 
 
Selain itu dilakukan juga penyebaran bibit ikan oleh Feby Deru di kolam ikan PGOT ODGJ sekaligus menandai pembukaan lomba memancing memperebutkan Piala Gubernur. (red)
 
Editor: Karni
Sertifikat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar

0 comments