oleh

Edukasi Gizi dan Kesehatan bersama anak-anak Kampung Bingen 13 Ulu, Palembang

-Sosial , dibaca 150 x

- Nutrition Help Care Himpunan Keluarga Gizi Universitas Sriwijaya -

Oleh: Maulanah Azizah & Sita Nariswari 
Mahasiswa Prodi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Unsri
Email : sitanrswr18@gmail.com
 
 
“Seru dan seneng banget bisa ketemu sama anak-anak di kampung bingen 13 ulu, bisa kenal orang baru. Dan anak-anaknya aktif serta nurut banget sama kakak-kakaknya. Saat main games, mereka semua rebutan mau jawab pertanyaan gamesnya. Meski agak capek sedikit, tetapi pas ngeliat mereka ketawa terus bener-bener serius buat ngikutin heart -warming banget” Ujar Defa dan Ayun (2020). 
 
Anak-anak merupakan generasi penerus cita-cita bangsa. Oleh karena itu anak-anak di masa pertumbuhan dan perkembangannya harus sangat dikontrol agar mereka bisa beradaptasi dilingkungan yang baik. Apalagi masa pandemi ini mengurangi aktifitas belajar dan bersosialisasi mereka yang seharusnya didapatkan di sekolah. 
 
Di Kampung Bingen, mahasiswa gizi Universitas Sriwijaya melakukan kegiatan pengabdian masyarakat selama sebulan yang sasarannya orang tua bersama dosen FKM Unsri, setelah mendapatkan izin resmi dari Kesbangpol Kota Palembang, Kecamatan Seberang Ulu II dan Kelurahan 13 Ulu. Kegiatan kuliah mahasiswa gizi di Kampung 13 Ulu dimulai pada akhir September hingga akhir Oktober 2021.
 
Kegiatan mahasiswa termasuk melakukan konseling gizi dan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada 50 ibu dan bapak yang bersedia ikut serta aktif dalam gerakan ayo sehat dalam 30 hari (Instagram: payosehat30hari).
 
Pemeriksaan kesehatan termasuk: pengecakan glukosa, kolestrol, tekanan darah, mengukur berat badan dan tinggi badan, agar status gizi masyarakat setempat mencapai gizi normal dan seimbang. Kegiatan ini diinisiasi oleh dosen Prodi Gizi dan Ilmu Kesehatan Masyarakat FKM Unsri, Indah Purnama Sari, S.KM, M.KM, Windi Indah Fajar Ningsih, S.Gz, M.PH, AIFO, Ditia Fitri Arinda, S.Gz, M.PH, Feranita Utama, SKM, M.Kes dan Najmah, PhD. Di Lapangan, kami dibantu oleh Cek Komaria, ibu dengan dua anak, yang juga tinggal di lr Agung 1, untuk mengkoordinir Ibu dan anak-anak yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
 
Gambar 1 Pembukaan kegiatan pengabdian masyarakat LPPM Unsri bersama dosen Prodi Gizi FKM Unsri (Dokumentasi Riska Isnaini)
 
Uniknya, kegiatan ini juga bekerjasama dengan dengan NELCR (Nutrition Help Care) dari Himpunan Keluarga Gizi (HIKAGI) yang berinisiatif melakukan edukasi gizi untuk anak-anak di Kampung Bingen. Dari tanggal 25 September 2021, NELCR mulai memberikan edukasi gizi ke anak-anak Kampung Bingen dengan konsep belajar sambil bermain setiap minggunya.
 
Materi gizi yang diberikan yaitu isi piringku, games tebak buah dan sayur, dongeng gizi, cara mencuci tangan yang benar, menggambar makanan, dan senam sehat dengan bernyayi. Tujuan kegiatan ini adalah agar anak-anak di bingen bisa belajar dan memahami tentang gizi dengan menyenangkan.
 
Kami kira awalnya untuk mengajar anak-anak itu rumit, ada anak yang tidak mau diam, terlalu aktif, tidak mau mendengarkan tetapi berbanding terbalik dengan anak-anak di bingen. Ini menghapus stigma kami terhadap anak kampung, lebih dari 30 anak kampung 13 Ulu yang berlokasi di Lr Agung 1, bersemangat dan antusias untuk mengikuti pembelajaran yang kami adakan. Mereka sangat aktif, dan mudah menangkap apa yang kami sampaikan.
 
“Super excited dan happy banget karena kita bisa berbagi kebermanfaatan dan bisa bersosialisasi dengan masyarakat langsung. Ibu-ibunya sangat welcome dan anak-anaknya sangat excited dengan kegiatan ini, sehingga bisa belajar bareng-bareng sama kami para mahasiswa” Ujar Wanda Rahayu Juliani (2019). 
 
Gambar 2 Kegiatan menyanyi, mewarnai, dan bercerita bersama anak-anak (Dokumentasi Sita Nariswari)

Dari bingen inilah kami belajar bagaimana mengajarkan anak-anak supaya si anak itu cepat nangkap apa yang disampaikan. Kami juga banyak belajar bahwa selama pandemi ini tidak mengurangi rasa keingintahuan anak-anak untuk mendapatkan edukasi, rasanya senang bertemu dengan masyarakat bingen yang antusias sekali dan mereka juga walaupun ramai berkumpul tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan dan kami juga dari kampus menyediakan masker dan handsanitizer agar terhindar dari virus yang sekarang ini. 
 
Gambar 3 Kegiatan perkenalan cuci tangan, menyanyi lagu isi piringku, dan senam sehat gizi seimbang  (Dokumentasi Hizeria)
 
Disetiap pertemuan, kami pun menyediakan susu untuk anak-anak dan juga snack-snack tradisional yang unik untuk orang tua serta anak-anak. Kami menyebutnya yaitu “Makanan Bingen”, seperti 1) srikaya ketan yang memiliki ciri khas rasa yang manis dan gurih karena berasal dari ketan, 2) gunjing yang berasal dari tepung beras yang gurih dimakan bersama sambal 3) lupis yang rasanya gurih dan manis 4) kue lapis yang terdiri dari dua warna yang berlapis-lapis dibuat dari tepung beras yang rasanya manis 5) risol yang didalamnya berisi sayur-sayuran seperti wortel dan kentang 6) martabak dan pempek kapal selam yang dimakan bersama cuko khas Palembang. Semua makanan bingen ini banyak dijumpai di pusat kuliner makanan bingen tepatnya di Lorong Agung 1, 13 Ulu, Palembang. Makanan yang ada disini pun mudah dijangkau karena lokasinya tidak jauh dari Jembatan Musi 4 yang ada di Kampung 13 Ulu. Harga makanan bingen ini dijual dengan harga yang sangat murah, mulai dari Rp 1.000 an per buah. 
 
Gambar 4 Makanan Bingen yang terdapat di Kampung 13 Ulu (Gunjing, Srikayo, Bluder dan Skoci) 
(Sumber gambar: Buku Palembang Heritage Food: The Insider stories, 2021)
 
Di Kampung ini masih banyak terdapat pelestari makanan bingen yang sudah berusia tua, tersebar di lorong-lorong di Kampung 13 Ulu. Sehingga tidak hanya semangat anak-anaknya pun yang membara tetapi semangat nenek-neneknya pun lebih membara. Harapan kami dari NELCR, bisa membangun generasi anak bangsa yang cerdas, aktif, dan sehat. Tempat belajar yang menyenangkan, ya di Kampung 13 Ulu, Seberang Ulu II, Kota Palembang. 
 
Hidup Mahasiswa..
Hidup Perempuan Indonesia..
Hidup pelestari makanan bingen di Kampung 13 Ulu..
 
Editor: Karni & Najmah
 
Sertifikat
HKN
STIa
SKM Unsri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar

0 comments